banner 728x250

Kapal Pesiar Asing Awali 2026 di Maumere, Sinyal Kebangkitan Pariwisata Nasional dari Timur Indonesia

banner 120x600
banner 468x60

MAUMERE –NTT

Sektor pariwisata nasional memulai tahun 2026 dengan sinyal positif dari Indonesia bagian timur. Kota Maumere, Kabupaten Sikka, Nusa Tenggara Timur (NTT), menerima kunjungan kapal pesiar asing MV Le Jacques Cartier pada Minggu, 4 Januari 2026, yang membawa 120 wisatawan mancanegara untuk menikmati wisata budaya Flores.

banner 325x300

Kunjungan ini menegaskan kembali posisi Indonesia sebagai destinasi unggulan jalur kapal pesiar internasional, sekaligus memperlihatkan semakin terbukanya akses wisata bahari dan budaya di wilayah timur Indonesia.

Dalam kunjungan tersebut, para wisatawan mengikuti rangkaian wisata budaya yang difasilitasi Pemerintah Kabupaten Sikka melalui Dinas Pariwisata dan Kebudayaan. Destinasi yang dikunjungi meliputi Sanggar Bliran Sina Watublapi dan Sanggar Doka Tawa Tana, yang menampilkan seni tari tradisional, musik etnik, serta nilai-nilai kearifan lokal masyarakat Flores.

Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Kabupaten Sikka menyatakan, kunjungan kapal pesiar di awal tahun ini menjadi bagian dari penguatan strategi pariwisata nasional berbasis budaya dan komunitas lokal. Selain promosi destinasi, kehadiran wisatawan mancanegara dinilai berdampak langsung terhadap ekonomi kreatif dan pelaku UMKM setempat.

“Maumere menjadi salah satu titik penting dalam peta pariwisata nasional, khususnya jalur kapal pesiar internasional yang menghubungkan kawasan Asia Pasifik dengan Indonesia timur,” ujarnya.

Sementara itu, Kementerian Pariwisata menargetkan penguatan konektivitas wisata bahari dan kapal pesiar sebagai salah satu pilar peningkatan kunjungan wisatawan mancanegara pada 2026.

Kehadiran MV Le Jacques Cartier di Maumere dinilai sejalan dengan kebijakan nasional tersebut, terutama dalam memperluas sebaran destinasi wisata unggulan di luar Bali.

Dari sisi keselamatan dan pelayanan, Kantor Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan (KSOP) Maumere memastikan seluruh proses sandar kapal dan pergerakan wisatawan berjalan aman, tertib, dan sesuai standar internasional.

Pemerintah Kabupaten Sikka menegaskan komitmennya untuk terus memperkuat sinergi dengan pemerintah pusat, pelaku industri kapal pesiar, serta komunitas budaya lokal guna menjadikan Maumere sebagai salah satu hub wisata kapal pesiar di Indonesia timur yang berkelanjutan dan berdaya saing.

Kunjungan MV Le Jacques Cartier ini tidak hanya menjadi awal menggembirakan bagi pariwisata Maumere, tetapi juga mencerminkan optimisme kebangkitan pariwisata nasional yang bertumpu pada kekayaan budaya dan keragaman daerah.

Editor : Boni Atolan

banner 325x300
error: Content is protected !!