Betun, 13 Desember 2025 –
Kebersihan lingkungan desa di Kabupaten Malaka membutuhkan partisipasi aktif seluruh lapisan masyarakat. Pemerintah desa tidak bisa bekerja sendirian.
“Desa yang bersih tidak akan terwujud jika warganya masih berpikir bahwa kebersihan hanya tugas pemerintah desa. Setiap rumah tangga harus ikut bertanggung jawab,” tegas Kepala Dinas Lingkungan Hidup Malaka, Frida Fahik, Sabtu (13/12/2025).
Frida mendorong setiap keluarga untuk memulai dari hal sederhana: mengelola sampah di rumah, membersihkan halaman dan saluran air sekitar, serta rutin terlibat dalam kegiatan gotong royong seperti Program Jumat Bersih. Menurutnya, partisipasi ini akan menumbuhkan rasa memiliki dan kebanggaan warga terhadap desanya.
“Program Jumat Bersih yang telah berjalan perlu terus dilanjutkan dengan memperluas partisipasi. Gotong royong adalah modal sosial kita yang sangat kuat,” ujarnya.
Dia juga menekankan peran strategis pemuda dan sekolah sebagai penggerak. Pemuda didorong menjadi agen perubahan dengan kegiatan sosial peduli lingkungan, sementara sekolah diharapkan menjadi contoh dengan menyediakan fasilitas sampah terpilah dan mengajarkan budaya bersih sejak dini.
“Dengan kesadaran kolektif ini, kita wujudkan Desa Bersih, Masyarakat Sehat, Malaka Hebat,” ajaknya
Editor : Boni Atolan

















