banner 728x250

USUL SELTER TAHAP II JANUARI 2026 & RENCANA PELANTIKAN SPEKTAKULER DI PANTAI CEMARA ABUDENOk

Usai Seleksi Ketat, Pejabat Eselon IIb Malaka Rencana Dilantik di Pantai Cemara Abudenok 23 Desember

banner 120x600
banner 468x60

Jika tidak ada halangan,Pemerintah Kabupaten Malaka akan menggelar pelantikan massal pejabat eselon II, III, dan IV di lokasi wisata, Pantai Cemara Abudenok, pada 23 Desember 2025. Sementara itu, Seleksi Tahap II untuk JPT Pratama telah diagendakan Januari 2026.

BETUN,11 Desember 2025 –

banner 325x300

Proses regenerasi kepemimpinan di lingkungan Pemkab Malaka akan mencapai puncaknya dengan rencana pelantikan pejabat secara terbuka dan berbeda dari biasanya. Bupati Malaka, Stefanus Bria Seran, mengumumkan bahwa usai proses seleksi terbuka yang berlangsung 11-16 Desember 2025, para pejabat terpilih rencananya akan dilantik pada 23 Desember 2025.

Yang menarik, lokasi pelantikan tidak di aula kantor bupati, melainkan di objek wisata Pantai Cemara Abudenok. “BKD dan Kadis Pariwisata, bersama Camat Malaka Barat, saya minta untuk segera menyiapkan lokasi,” perintah Bupati SBS. Pemilihan lokasi ini dinilai sebagai simbolisasi bahwa kepemimpinan yang baru harus dekat dengan masyarakat dan mampu membawa “angin segar” bagi kemajuan daerah, termasuk sektor pariwisata. Rencananya, acara tersebut akan menggabungkan pelantikan untuk pejabat Eselon IIb, III, dan IV, menjadi sebuah momentum penyegaran birokrasi yang monumental.

Di sisi lain, menyangkut kelangsungan proses seleksi, Bupati juga telah menginstruksikan penyelenggaraan Seleksi Tahap II pada Januari 2026. Instruksi ini diberikan setelah adanya kepastian persetujuan dari Badan Kepegawaian Negara (BKN). “Tolong diagendakan dari sekarang. Booking waktu agar para asesor dan pihak terkait dapat mengagendakan waktunya untuk bulan Januari,” pesan Bupati SBS kepada panitia seleksi.

Beliau kembali menekankan filosofi investasi sumber daya manusia yang menjadi dasar penyelenggaraan seleksi terbuka ini. “Proses seleksi yang ketat ini adalah bagian dari ‘menanam’ SDM yang unggul. Kalau kita tanam SDM dengan baik dan benar, kita akan panen hasilnya kelak,” ucap Bupati Seran. Pernyataan ini mengindikasikan bahwa proses seleksi tidak akan berhenti pada pengisian jabatan, tetapi akan diikuti dengan pembinaan berkelanjutan untuk memastikan “panen” berupa kinerja pemerintah yang optimal dan pelayanan publik yang meningkat. Dengan demikian, agenda pelantikan di pantai bukan sekadar seremoni, melainkan awal dari kerja nyata kepemimpinan baru yang telah melalui proses kurasi yang kompetitif.

 

Editor : Boni Atolan.

 

banner 325x300
error: Content is protected !!