banner 728x250

Ketika Dharma Wanita Belajar Menata Batin: ESQ Bintan Dibuka, Semangat Perubahan Dinyalakan

Dari Bandar Seri Bentan, 150 Perempuan Bintan Menjalani Pelatihan ESQ demi Membangun Karakter yang Lebih Tangguh dan Penuh Makna

banner 120x600
banner 468x60

Radar Perbatasan, Bintan – Jika ada satu hal yang kerap luput dari perhatian organisasi, itu adalah soal bagaimana manusia di dalamnya mengelola batin. Di Kabupaten Bintan, hal itu justru dipilih menjadi pintu masuk perubahan. Pada Senin, 8 Desember 2025 pagi, di Bandar Seri Bentan, sebanyak 150 anggota Dharma Wanita Persatuan (DWP) Kabupaten Bintan berkumpul bukan untuk sekadar menghadiri acara seremonial, tetapi untuk mengikuti Training Emotional Spiritual Quotient (ESQ), sebuah ikhtiar bersama untuk menata ulang karakter, emosi, hingga spiritualitas.

Kegiatan ini menjadi bagian dari rangkaian peringatan HUT Dharma Wanita Persatuan ke-26. Digagas langsung oleh DWP Kabupaten Bintan, pelatihan tersebut menyasar para anggota dari berbagai organisasi perangkat daerah. Tujuannya sederhana namun tak ringan: membentuk pribadi yang tak hanya cerdas secara intelektual, tetapi juga matang secara emosional dan kuat secara spiritual.

banner 325x300

Sekretaris Daerah Kabupaten Bintan, Ronny Kartika, hadir dan membuka acara tersebut dengan nada optimistis. Dalam sambutannya, dia menekankan bahwa perubahan organisasi tak akan pernah terjadi jika individu di dalamnya tidak bergerak lebih dulu. Karakter, katanya, bukan sesuatu yang muncul tiba-tiba, ia dibentuk, diasah, dan dijaga.

Menurut Ronny, kecerdasan intelektual (IQ) saja tidak cukup untuk menavigasi kompleksitas hidup dan kerja birokrasi. Dibutuhkan kecerdasan emosional (EQ) untuk memahami diri dan orang lain, serta kecerdasan spiritual (SQ) untuk menjaga arah dan nilai. Ketika tiga hal ini bertemu, barulah tercipta pribadi yang utuh, berintegritas, berakhlak, dan berdaya tahan.

Dia berharap pelatihan ESQ ini mampu menumbuhkan motivasi, komitmen, serta keyakinan diri bagi seluruh anggota DWP Bintan.

“Dengan karakter yang kuat, tantangan apa pun bisa dilewati,” begitu kira-kira pesan yang dia titipkan sebelum secara resmi membuka kegiatan.

Elyza Riani, Ketua DWP Kabupaten Bintan, turut menyampaikan harapannya. Baginya, ESQ bukan sekadar pelatihan. Ini adalah investasi jangka panjang dalam kualitas sumber daya manusia, terutama bagi para perempuan yang memegang peran besar tidak hanya di organisasi, tetapi juga di keluarga dan masyarakat. Dia ingin anggota DWP menjadi lebih tangguh, lebih jernih, dan lebih mampu menjadi teladan, selaras dengan semangat 26 tahun perjalanan Dharma Wanita Persatuan.

Di antara suara sambutan, ruang pelatihan hari itu seolah menyimpan satu pesan penting: bahwa perubahan besar kadang dimulai dari langkah paling sunyi, yakni membenahi apa yang ada di dalam diri. Dari Bintan, semangat itu kembali dinyalakan.

Editor: Budi Adriansyah

 

banner 325x300
error: Content is protected !!