Malaka, 5 Desember 2025 —
Tim Penggerak PKK dan para kader di tingkat desa diminta menjadi informan yang handal serta terpercaya bagi pemerintah dan pemangku kepentingan. Peran itu dinilai penting karena kader PKK setiap hari bersentuhan langsung dengan masyarakat sehingga mengetahui persoalan di lapangan secara lebih cepat dan akurat.
Ketua TP PKK Provinsi Nusa Tenggara Timur, Ny. Asti Laka Lena, menyampaikan hal tersebut saat memberikan arahan dalam kunjungan kerjanya ke Posyandu Mesit, Desa Kusa, Kecamatan Malaka Timur, Kabupaten Malaka, Kamis (5/12). Ia menegaskan bahwa berbagai isu desa seperti pendidikan, kesehatan, kemiskinan ekstrem, dan kekerasan terhadap perempuan serta anak harus dapat dikawal dan dilaporkan secara berjenjang untuk segera dicarikan solusi.
Menurutnya , kader PKK tidak hanya menjadi penggerak program, tetapi juga berperan sebagai “mata dan telinga” pemerintah desa. Karena itu, keberanian, kepedulian, dan keaktifan menyampaikan informasi lapangan menjadi tugas penting yang harus dijalankan.
Salah satu persoalan yang kerap muncul adalah anak-anak yang tidak bersekolah akibat berbagai kendala. Asti menegaskan pentingnya pendidikan formal maupun non-formal demi mewujudkan generasi emas di masa depan. “Setiap kasus harus segera disampaikan ke pemerintah desa, diteruskan ke kecamatan, hingga kabupaten untuk mendapatkan penanganan,” ujarnya.
Ia juga meminta para kader bertindak cepat dalam menyampaikan informasi terkait kesehatan keluarga, kasus kekerasan terhadap ibu dan anak, maupun indikasi kemiskinan ekstrem. Dengan alur pelaporan yang jelas dan responsif, berbagai program pemerintah dapat dioptimalkan sehingga masalah masyarakat dapat ditangani lebih efektif.
Ia berharap peran aktif PKK di akar rumput semakin kuat, sehingga kehadiran organisasi tersebut benar-benar dirasakan manfaatnya oleh keluarga dan masyarakat desa.
Editor : Boni Atolan

















