banner 728x250

Pemda Malaka Minta Pemerintah Pusat Segera Sahkan RUU Sisdiknas untuk Perlindungan Guru

banner 120x600
banner 468x60

(Photo : Plt. Kadis Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Malaka, Manfred Yohanes Laak, S. Pd., M. Si)

Malaka, 25 November 2025 —

banner 325x300

Pemerintah Kabupaten Malaka meminta Pemerintah Pusat dan DPR RI segera mengesahkan Rancangan Undang-Undang Sistem Pendidikan Nasional (RUU Sisdiknas). Permintaan ini muncul menyusul meningkatnya kasus guru yang mengalami kekerasan hingga berujung proses hukum saat menjalankan tugas.

Seruan itu disampaikan melalui sambutan Plt Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Malaka, Manfred Yohanis Laak, S.Pd., M.Si, pada upacara peringatan HUT ke-80 Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) dan Hari Guru Nasional (HGN) 2025 di halaman SMA Fajar Timur Haitimuk, Selasa (25/11/2025).

“Maraknya guru di berbagai daerah yang mengalami kekerasan, dilaporkan dan diproses hukum di pengadilan menunjukkan lemahnya perlindungan guru dalam menjalankan profesinya. Negara harus melindungi guru saat menjalankan tugasnya,” tegas Manfred.

Pemerintah dan PGRI Berkomitmen Dampingi Guru Bermasalah Hukum

Dalam sambutannya, Manfred menegaskan komitmen bersama PGRI untuk mendampingi guru yang berhadapan dengan persoalan hukum, meskipun tidak semua kasus muncul ke publik. Pemerintah daerah menyebutkan bahwa RUU Sisdiknas harus mengatur secara jelas tentang perlindungan profesi, peningkatan kualitas, serta keberlanjutan kesejahteraan guru dan dosen.

RUU tersebut juga diharapkan tidak menghentikan Tunjangan Profesi Guru (TPG), mengintegrasikan guru honorer menjadi ASN, serta menghapus dikotomi antara guru negeri dan swasta.

Apresiasi terhadap Dedikasi Guru

Pemerintah Kabupaten Malaka memberikan penghargaan setinggi-tingginya kepada seluruh guru, dosen, dan tenaga kependidikan yang telah mendedikasikan diri untuk mencerdaskan generasi bangsa. Peran panjang PGRI sejak masa penjajahan hingga era reformasi juga diapresiasi sebagai kekuatan perjuangan dalam menjaga NKRI dan memerangi kebodohan.

“Kita menaruh harapan besar kepada DPR RI dan Pemerintah. Mari kita wujudkan pendidikan yang berkualitas dengan melindungi para aktornya, yaitu guru,” tutup Manfred.

Upacara Berlangsung Khidmat

Upacara HUT ke-80 PGRI dan HGN 2025 dimulai pukul 08.00 Wita dengan Plt. Kadis Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Malaka bertindak sebagai pembina upacara. Hadir pula Ketua Komisi III DPRD Malaka Maria Fatima Seuk Kain, Wakapolres Malaka, Kapolsek Weliman, Ketua Yayasan Pendidikan Liurai Malaka, para pengawas sekolah, serta para kepala sekolah SD, SMP, dan SMA se-Kecamatan Weliman. Seluruh rangkaian acara berlangsung tertib dan khidmat.

Peringatan tahun ini mengusung tema:
“Guru Hebat, Indonesia Kuat, Bersama PGRI Kita Jemput Generasi Emas Indonesia.”

Editor : Boni Atolan.

banner 325x300
error: Content is protected !!