Malaka — Dinas Pertanian Kabupaten Malaka menggelar koordinasi strategis dengan BBWS NT II melalui Unit Pengelola Irigasi (UPI) Daerah Irigasi Malaka di Betun, Senin (24/11/2025). Pertemuan ini dilakukan untuk memastikan seluruh kesiapan teknis menjelang Musim Tanam (MT) 1 tahun 2025/2026, sekaligus memperkuat sektor pertanian yang menjadi salah satu program unggulan Pemerintah Kabupaten Malaka.
Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Malaka, Laurensius Bere, mengatakan koordinasi dengan balai irigasi merupakan langkah penting untuk memastikan keselarasan antara kebutuhan lapangan dan dukungan teknis dari pihak pengelola irigasi. Ia menegaskan bahwa musim tanam pertama adalah penentu produktivitas pertanian sepanjang tahun.
“Hari ini kita membahas persiapan teknis jelang pelaksanaan MT 1, terutama penanaman padi sebagai komoditas utama. Kita memastikan kesiapan jaringan irigasi, kondisi saluran air, serta langkah-langkah yang harus dilakukan Balai untuk mendukung kelancaran MT 1,” katanya.
Laurensius menjelaskan bahwa sektor pertanian di Malaka selama ini menjadi tumpuan utama ekonomi masyarakat. Pemerintah daerah menempatkan pertanian sebagai salah satu prioritas pembangunan, sehingga berbagai persiapan harus matang, mulai dari ketersediaan air, kesiapan lahan, hingga dukungan alat dan mesin pertanian.
“Melalui koordinasi ini, kita mendapatkan gambaran lebih jelas terkait ketersediaan air irigasi dan kesiapan pelayanan kepada petani. MT 1 selalu menjadi musim tanam terbesar, sehingga harus dipastikan berjalan lancar,” tambahnya.
Di sisi lain, Kepala Unit Pengelola Irigasi DI Malaka BBWS NT II, Sipri Nahak, mengatakan pihaknya telah menyiapkan langkah-langkah awal untuk mendukung produktivitas pertanian. Ia menegaskan bahwa koordinasi dengan dinas menjadi kunci agar pelayanan irigasi sesuai kebutuhan masyarakat.
“Kita bertemu untuk saling menyamakan langkah. Ketika MT 1 dimulai, Balai akan menjalankan kewenangannya dalam menyediakan dan mengatur layanan air irigasi agar pertanian masyarakat berjalan lancar. Kami siap mendukung penuh pelaksanaan musim tanam,” ujarnya.
Sipri menambahkan bahwa Balai juga terus melakukan pengecekan dan perbaikan ringan pada beberapa infrastruktur irigasi agar siap digunakan ketika petani mulai turun ke sawah.
- Pertanian sebagai Program Unggulan Kabupaten Malaka
Pemerintah Kabupaten Malaka terus memperkuat sektor pertanian sebagai salah satu program unggulan daerah. Selain sebagai penyumbang utama kebutuhan pangan lokal, pertanian juga menjadi sumber pendapatan mayoritas masyarakat.
Melalui kolaborasi antara Dinas Pertanian, Balai Wilayah Sungai, dan kelompok tani, pemerintah berupaya meningkatkan produktivitas melalui:
optimalisasi irigasi,
penggunaan benih unggul,
penyediaan alat dan mesin pertanian modern,
pembinaan intensif bagi petani, serta
pemanfaatan lahan tidur dan lahan potensial lainnya.
Koordinasi menjelang MT 1 ini dianggap penting karena menjadi langkah awal dalam memastikan program pertanian unggulan berjalan efektif dan memberikan manfaat maksimal bagi masyarakat.
Musim tanam yang lancar diharapkan dapat meningkatkan produksi padi, memperkuat ketahanan pangan lokal, dan mendukung peningkatan kesejahteraan petani Malaka.
Editor: Boni Atolan

















