Batam — Pemerintah Kota Batam menyoroti kontribusi dua aparatur muda yang selama bertahun-tahun berada di belakang layar perjalanan politik Wali Kota Batam, Amsakar Achmad, yakni Ridhian Wahyu Rizqy (Ridhian WR) dan Syahibul Aziz. Keduanya merupakan ADC (Aide de Camp) yang telah mendampingi Amsakar sejak masa menjabat Wakil Wali Kota hingga kini mengemban amanah sebagai Wali Kota Batam.
Peran keduanya menjadi sorotan publik setelah momen haru pada pelantikan kepala daerah di Istana Negara, Februari 2025. Dalam rangkaian acara di Monumen Nasional, video yang memperlihatkan Ridhian dan Aziz memeluk Wali Kota Amsakar Achmad sempat viral di media sosial. Momen tersebut dianggap sebagai simbol kedekatan dan loyalitas yang terbangun selama bertahun-tahun.
Profil Ridhian Wahyu Rizqy
Putra asli Batam ini tumbuh melalui pendidikan dasar hingga menengah di Kota Batam sebelum melanjutkan ke IPDN dan lulus pada 2017. Kariernya dimulai sebagai CPNS di Kecamatan Sungai Beduk, kemudian mengabdi di Kabupaten Kepulauan Meranti pada berbagai posisi struktural. Pada 2021, ia kembali ke Batam dan bertugas di sejumlah instansi hingga menjabat Kasi Trantib Kelurahan Temoyong, Bulang.
Pada Agustus 2025, Ridhian dilantik sebagai Kasubbid Penagihan & Pemeriksaan Pajak Daerah II Bapenda Batam. Meski telah menduduki jabatan struktural, ia tetap dipercaya untuk melanjutkan tugas sebagai ADC Wali Kota Batam.
Riwayat Pendidikan:
SDN 008 Sagulung
MTs PPMI Assalaam Sukoharjo
SMAN 1 Batam
IPDN, Lulus 2017
Riwayat Jabatan:
CPNS Kecamatan Sungai Beduk (2017–2018)
PNS Pemkab Kepulauan Meranti (2018–2021)
Staf BKD
Pj. Kades Permai, Rangsang Barat
Staf Disdukcapil
Staf Kecamatan Batu Aji
Kasi Trantib Kelurahan Temoyong, Bulang (2021–2025)
Kasubbid Penagihan & Pemeriksaan Pajak Daerah II Bapenda Batam (2025–sekarang)
ADC Wali Kota Batam
Profil Syahibul Aziz
Syahibul Aziz menempuh pendidikan dasar dan menengah di Batam sebelum diterima sebagai praja IPDN dan lulus pada 2017. Ia kemudian melanjutkan pendidikannya dengan meraih gelar Magister Manajemen pada 2025.
Kariernya dimulai sebagai Honorer Satpol PP Kota Batam sebelum diangkat sebagai CPNS di Kecamatan Lubuk Baja. Aziz kemudian bertugas di Kemendagri sebagai pengasuh IPDN Jatinangor (2018–2021). Sekembalinya ke Batam, ia menjadi staf Kecamatan Batam Kota dan kemudian merangkap sebagai ADC serta Kasi Trantib Kelurahan Bulang Lintang.
Pada Oktober 2025, Aziz dilantik sebagai Kepala Bidang Mutasi & Promosi BKPSDM Batam.
Riwayat Pendidikan:
SDN 010 Lubuk Baja
SMPN 3 Batam
SMAN 4 Batam
IPDN, Lulus 2017
Magister Manajemen, Universitas Riau Kepulauan (2025)
Riwayat Jabatan:
Honor Satpol PP (2012)
CPNS Kecamatan Lubuk Baja (2017–2018)
Pengasuh IPDN Jatinangor (2018–2021)
Staf Kecamatan Batam Kota
ADC + Kasi Trantib Kelurahan Bulang Lintang (2021–2025)
Kabid Mutasi & Promosi BKPSDM Batam (2025–sekarang)
Loyalitas dan Profesionalisme di Ruang Sunyi Kekuasaan
Pemerintah Kota Batam menilai bahwa kedua ADC tersebut telah menunjukkan dedikasi tinggi dan profesionalisme dalam menjalankan tugas. Mereka berperan sebagai pengatur ritme agenda, pembaca situasi lapangan, hingga pendamping utama dalam berbagai dinamika politik dan pemerintahan.
Meski berada di luar sorotan publik, kontribusi keduanya menjadi bagian penting dalam mendukung efektivitas tugas-tugas Wali Kota.
“Kepercayaan yang dibangun selama bertahun-tahun antara pimpinan dan ADC merupakan bagian dari kultur birokrasi yang menuntut loyalitas, kedisiplinan, dan kemampuan membaca situasi. Pemerintah Kota Batam mengapresiasi kontribusi kedua aparatur muda ini,” demikian pernyataan resmi yang disampaikan Pemko Batam.
Dengan posisi baru keduanya di struktur pemerintahan, Ridhian WR dan Syahibul Aziz diharapkan terus menjaga profesionalisme sekaligus memberikan kontribusi lebih luas bagi pembangunan dan tata kelola pemerintahan Kota Batam.
Editor : Santos

















